JAKARTA--MICOM: Kurikulum S-1 akuntansi harus diubah mengacu kepada basis kompetensi dan akademik serta soft skill untuk mempersiapkan lulusan di pasar bebas tenaga kerja pada 2015 mendatang.

''Itu penting agar tenaga kerja dari Indonesia lulusan akuntansi dapat bersaing dengan tenaga kerja asing lain,'' kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana (UMB) Wiwik Utami, di sela lokakarya nasional bertema Kurikulum S-1 Akuntansi Berbasis Kompetensi Mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, di Kampus UMB, Jakarta, Selasa (28/2).

Menurut Wiwik yang juga Ketua Penyelenggara Seminar Lokakarya itu, arah pengubahan kurikulum ditujukan pada implementasi akuntansi dalam lintas negara. Sebab, selama ini kebanyakan kurikulum hanya mengacu pada teori.

Rektor UMB Arissetyanto Nugroho menambahkan revisi kurikulum yang bakal mengacu pada KKNI ini, ada 9 level KKNI. Sembilan level itu melengkapi kurikulum yang selama ini berada pada tataran 6 level.

Hadir dalam lokakarya nasional yang berlangsung hingga Jumat (2/3) itu, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Prof Mohammad Nasir dan perwakilan Universitas Trisakti, Universitas Syarif Hidayatullah, dan Universitas Bina Nusantara, serta para akademisi dan stakeholder lainnya. (OL-11)

sumber : media indonesia